Harga Saham PAM Mineral (NICL) Rekor, Begini Rekomendasi Analis

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 2 Juni 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham PAM Mineral (NICL) Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Analis Sarankan Jual?

Harga saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) pada penutupan perdagangan Senin (2/6), mencapai Rp 1.540 per saham. Lonjakan ini sangat signifikan, mencapai 9,61% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, dan bahkan melonjak hingga 492,30% dalam tiga bulan terakhir. Pada bulan Maret lalu, harga saham NICL masih berada di kisaran Rp 200-an per saham. Kenaikan dramatis ini terjadi meskipun saham NICL sempat masuk dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah mengalami suspensi selama enam hari perdagangan pada pertengahan Mei lalu. Bahkan setelah kembali diperdagangkan pada 26 Mei, harga saham NICL terus meroket hingga mencapai level Rp 1.540.

Kenaikan harga saham NICL yang luar biasa ini telah menarik perhatian para analis. Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menilai kenaikan tersebut tidak wajar dan sesuai dengan pengumuman BEI tentang aktivitas pasar yang tidak biasa (unusual market activity/UMA) pada saham NICL. Ia menekankan bahwa kenaikan signifikan ini belum dibarengi dengan pengumuman aksi korporasi yang signifikan.

Meskipun kinerja keuangan NICL pada kuartal I-2025 terbilang solid, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 365,69% (YoY) mencapai Rp 543,92 miliar dan laba bersih yang melonjak 1.481,14% menjadi Rp 193,13 miliar, Nafan tetap menyoroti aspek teknikal. Penjualan nikel yang meningkat hingga 346,98% menjadi 995.834 wmt turut berkontribusi pada kinerja positif tersebut. Namun, menurutnya, saham NICL saat ini sudah berada dalam kondisi *extremely overbought*. Oleh karena itu, ia merekomendasikan strategi *sell* bagi investor untuk mengamankan keuntungan maksimal di momentum ini. Kenaikan permintaan yang tinggi tanpa diimbangi pasokan, menurut Nafan, menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan harga saham NICL yang belum didukung oleh aksi korporasi. Kondisi ini menjadi pertimbangan utama saran jual yang diberikannya.

Berita Terkait

MITI Ekspansi! Anak Usaha Kantongi Izin Eksplorasi Pasir Silika
TAPG Panen Dividen: Rp 751 Miliar Masuk Kantong Triputra Agro!
ARCI Gandeng Macmahon: Garap Potensi Tambang Bawah Tanah Lebih Dalam!
Top 10 Pasar Saham Dunia: Dominasi AS, China Nomor Berapa?
Rekomendasi Saham 27 Agustus: Potensi Cuan & Prediksi IHSG Akurat!
Saham Bank Raksasa Anjlok: Analis Ungkap Penyebab & Prospek!
SR023 vs Deposito: Ekonom Ungkap Keunggulan & Cara Investasi Online
ADRO, TOBA, MIDI: Peluang Trading Rabu Ini? Analisis Teknikal Saham

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:51 WIB

MITI Ekspansi! Anak Usaha Kantongi Izin Eksplorasi Pasir Silika

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:20 WIB

TAPG Panen Dividen: Rp 751 Miliar Masuk Kantong Triputra Agro!

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:07 WIB

ARCI Gandeng Macmahon: Garap Potensi Tambang Bawah Tanah Lebih Dalam!

Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Top 10 Pasar Saham Dunia: Dominasi AS, China Nomor Berapa?

Rabu, 27 Agustus 2025 - 07:40 WIB

Rekomendasi Saham 27 Agustus: Potensi Cuan & Prediksi IHSG Akurat!

Berita Terbaru

Romantis! Saksikan Drama China Malam yang Lembut, Disini!

Hiburan

Romantis! Saksikan Drama China Malam yang Lembut, Disini!

Sabtu, 30 Agu 2025 - 15:16 WIB

Food And Drink

Rahasia Rice Cooker Awet? Begini Cara Membersihkannya!

Rabu, 27 Agu 2025 - 15:28 WIB