Israel Bombardir RS & Bunuh Jurnalis Gaza, Dunia Geram! PBB Turun Tangan

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 27 Agustus 2025 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut adalah artikel yang telah ditingkatkan:

Kecaman Internasional Menggema: Israel Serang Rumah Sakit Nasser di Gaza, Jurnalis dan Warga Sipil Jadi Korban

GAZA, RAGAMHARIAN.COM – Komunitas internasional bersatu dalam kecaman keras atas serangan brutal Israel terhadap Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza bagian selatan pada Senin, 25 Agustus 2025. Insiden memilukan ini merenggut nyawa jurnalis, warga sipil tak berdosa, dan petugas pertolongan pertama, memicu gelombang kemarahan global.

Al Jazeera Media Network, yang salah satu jurnalisnya turut menjadi korban, menuding militer Israel sengaja menargetkan wartawan. Jaringan media tersebut mengecam tindakan ini sebagai “upaya sistematis untuk membungkam kebenasan” mengenai dugaan genosida yang terjadi di Gaza.

Total korban jiwa akibat serangan di Rumah Sakit Nasser mencapai setidaknya 21 orang, termasuk lima jurnalis yang berafiliasi dengan kantor berita Associated Press, Reuters, NBC, dan Al Jazeera. Serangan ini diduga kuat menggunakan taktik “double-tap”, di mana dua pengeboman dilakukan dalam rentang waktu berdekatan, sebuah metode yang dikenal untuk memaksimalkan jumlah korban sipil pada ledakan kedua.

Insiden tragis ini terjadi di tengah intensifikasi operasi militer Israel yang bertujuan menduduki Kota Gaza di bagian utara Jalur Gaza.

Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Turki secara tegas mengecam serangan Israel ke rumah sakit tersebut sebagai “satu lagi kejahatan perang” yang dilakukan Tel Aviv selama apa yang mereka sebut sebagai genosida di Gaza. Kepala Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki, Burhanettin Duran, menggarisbawahi pola penargetan berulang Israel terhadap jurnalis dan petugas kemanusiaan. Dalam unggahannya di media sosial X, Duran menyatakan, “Israel, yang terus melanjutkan kekejaman tanpa memedulikan prinsip hukum atau kemanusiaan apa pun, berada dalam ilusi bahwa mereka bisa mencegah kebenaran terungkap melalui serangan sistematis terhadap jurnalis.”

Senada dengan Turki, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak menghadapi serangan Israel yang menargetkan petugas medis dan jurnalis. Riyadh menegaskan bahwa Israel terus-menerus melanggar hukum dan norma internasional. Dalam pernyataan yang dikutip dari *Al Jazeera*, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan, “Kerajaan (Arab Saudi) sekali lagi menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengakhiri kejahatan-kejahatan Israel ini dan menegaskan perlunya perlindungan petugas medis, bantuan, dan media.”

Apa Tujuan Israel Terjunkan Influenser ke Gaza tetapi Larang Jurnalis Internasional Masuk?

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, turut melayangkan kecaman keras terhadap serangan Israel di Rumah Sakit Nasser. Ia menyebut “pembunuhan mengerikan” ini sebagai bukti nyata bahaya ekstrem yang dihadapi oleh petugas medis dan jurnalis di Gaza. Guterres secara tegas mendesak dilakukannya investigasi imparsial terhadap insiden tersebut. Melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, pada Senin, Sekjen PBB kembali menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil, termasuk petugas medis dan jurnalis, setiap saat. Dujarric menyatakan dalam keterangan tertulis yang diterima *Kompas TV*, bahwa “beliau kembali menegaskan bahwa petugas medis dan jurnalis harus bisa menjalankan tugas esensial tanpa campur tangan, intimidasi, atau disakiti, sesuai hukum humaniter internasional.”

Israel Bakal Tarik Militer Zionis dari Dalam Lebanon jika Hizbullah Dilucuti

Berbanding terbalik dengan kecaman global, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu justru menyebut serangan mematikan terhadap Rumah Sakit Nasser sebagai “kecelakaan tragis” dan menyatakan penyesalan mendalam. Dalam pernyataan resmi yang dirilis kantornya dan diunggah ke media sosial X, Netanyahu mengklaim Israel “menghargai” pekerjaan wartawan, staf medis, dan warga sipil.

Seperti yang telah sering terjadi, Israel menyatakan akan melakukan investigasi internal atas serangan mematikan yang mereka lancarkan sendiri. Pernyataan tersebut hanya menyebutkan, “Otoritas militer sedang melakukan investigasi menyeluruh,” tanpa merinci lebih lanjut.

Berita Terkait

Trump Murka: Serangan Israel ke Rumah Sakit Gaza Tak Bisa Diterima!
Prilly Latuconsina, Reza Arap, Nessie Judge Geram Dicatut Dukung Prabowo
RUU Haji Disahkan: BP Haji Jadi Kementerian, Biaya Haji Naik?
Pelajar Demo DPR: Bendera One Piece Berkibar, Ada Apa?
Pejabat Bebas Pajak? Celios Desak Revisi Aturan!
Prabowo Abolisi Tom Lembong, Amnesti Hasto: Kronologi Lengkap & Dampaknya!
Amnesti Hasto & Abolisi Tom Lembong: 4 Hal Penting yang Wajib Tahu!
Amnesti Prabowo: Napi Makar & Penghina Presiden Bebas?

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 04:03 WIB

Trump Murka: Serangan Israel ke Rumah Sakit Gaza Tak Bisa Diterima!

Rabu, 27 Agustus 2025 - 01:58 WIB

Israel Bombardir RS & Bunuh Jurnalis Gaza, Dunia Geram! PBB Turun Tangan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 17:40 WIB

Prilly Latuconsina, Reza Arap, Nessie Judge Geram Dicatut Dukung Prabowo

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:36 WIB

RUU Haji Disahkan: BP Haji Jadi Kementerian, Biaya Haji Naik?

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Pelajar Demo DPR: Bendera One Piece Berkibar, Ada Apa?

Berita Terbaru

Food And Drink

Rahasia Rice Cooker Awet? Begini Cara Membersihkannya!

Rabu, 27 Agu 2025 - 15:28 WIB

Entertainment

Taylor Swift & Travis Kelce Resmi Bertunangan!

Rabu, 27 Agu 2025 - 14:26 WIB